Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Menikahlah (Hanya) Karena Allah

Dek, aku bersyukur karena yang aku tau, engkau melewatkan masa penantiannmu dengan menjaga dirimu. Tidak bergaul dan berinterasi bebas dengan lelaki asing dengan dalih berkenalan, apalagi penjajakan. Semoga engkau lakukan itu karena Allah. Engkau menjaga batasan-batasan Allah, semoga Allah pun menjagamu dalam tiap urusanmu. Bahkan sampai bertemu dengannya yang kini menjadi suamimu, engkau menjaga proses yang kalian lalui. Alhamdulillah. Semoga Allah menjaga kalian berdua dan melimpahkan berkahNya untuk kalian. Semoga itu semua adalah pondasi yang baik untuk bangunan rumah tangga kalian yang kokoh, insyaAllah. Aamiin.. Namun kalau boleh aku mengingatkan, nikahilah ia hanya karena Allah, dek. Mungkin engkau menemukan banyak alasan-alasan baik dalam dirinya yang membuatmu jatuh hati. Tetaplah menikahinya hanya karena Allah. Karena kebaikan-kebaikan dalam dirinya adalah anugerah dan taufik dari Allah. Allah lah yang berkuasa menetapkan semua itu ada di dalam dirinya. Allah juga be...

Untukmu, Bidadari Bumi: Sebuah Pengantar

Bismillahirrahmanirrahiim.. Hari ini adalah hari istimewa untuk kami sekeluarga. Adik perempuanku yang paling bungsu, insyaAllah akan melangsungkan akad nikah.    Cepat sekali waktu berlalu, Dek.. Rasanya baru kemarin aku menyaksikanmu melangkah satu-satu, ketika Ummi Abi dan semua adik-adikku (termasuk kamu) mengantarku pertama kali masuk pesantren. Kamu pasti gak ingat, karena usiamu saat itu belum dua tahun :D.  Hari ini insyaAllah kamu akan menikah. Allah sudah menyiapkan dirinya untukmu sejak dulu. Menuliskannya untukmu jauh sebelum kelahiranmu. Lalu mempertemukannya denganmu, dengan cara-Nya. Menyiapkan dirimu, seperti IA menyiapkan dirinya. Ada haru yang menyelinap di hatiku. Aku tidak punya apa-apa untuk kuberikan sebagai hadiah. Tapi aku punya banyak hal yang ingin kusampaikan untukmu dek. Sangat   banyak sebenarnya. Semoga Allah membimbing dan memberiku kesempatan untuk menyampaikannya. Menyampaikan berbagai pergumulanku dalam samudera rumah tangga ...