Menikahlah (Hanya) Karena Allah
Dek, aku bersyukur karena yang
aku tau, engkau melewatkan masa penantiannmu dengan menjaga dirimu. Tidak
bergaul dan berinterasi bebas dengan lelaki asing dengan dalih berkenalan,
apalagi penjajakan. Semoga engkau lakukan itu karena Allah. Engkau menjaga
batasan-batasan Allah, semoga Allah pun menjagamu dalam tiap urusanmu.
Bahkan sampai bertemu dengannya yang kini menjadi suamimu,
engkau menjaga proses yang kalian lalui. Alhamdulillah. Semoga Allah menjaga
kalian berdua dan melimpahkan berkahNya untuk kalian. Semoga itu semua adalah
pondasi yang baik untuk bangunan rumah tangga kalian yang kokoh, insyaAllah.
Aamiin..
Namun kalau boleh aku mengingatkan, nikahilah ia hanya
karena Allah, dek. Mungkin engkau menemukan banyak alasan-alasan baik dalam
dirinya yang membuatmu jatuh hati. Tetaplah menikahinya hanya karena Allah.
Karena kebaikan-kebaikan dalam dirinya adalah anugerah dan taufik dari Allah.
Allah lah yang berkuasa menetapkan semua itu ada di dalam dirinya. Allah juga
berkuasa menjadikannya semakin baik dari hari ke hari, namun juga berkuasa
mengubahnya menjadi ujian untukmu.
Jika engkau menikahinya karena Allah, karena ketaatan dan
kecintaanmu padaNya sebagai satu-satunya alasan, insyaAllah, engkau tak akan
kecewa pada apapun yang engkau temui di hadapanmu.
Niat karena Allah, memudahkanmu menjalani hari-harimu.
Meniatkan segala hal, sampai seluruh pernak pernik kecil dalam bahteramu, hanya
karena Allah, untuk Allah.
Bukan berarti samudera yang kalian arungi akan menjadi
tenang. Tapi engkau akan mudah menemukan jalan, bagaimana bahteramu harus diarahkan
dalam badai. Selalu melibatkan Allah dalam hal mudah, akan memudahkanmu melibatkan
Allah dalam hal tersulit.
Tanyalah Allah dalam tiap langkah. Tanyakan pada hatimu,
apakah langkahmu diridhaiNya? Saat senang, apa yang harus dilakukan? Saat
muram, apa yang Allah ridhai untuk dikerjakan?
Semoga Allah selalu membimbingmu. Doakan aku semoga akupun
selalu dibimbingNya. Tidak ada yang
paling kita butuhkan di dunia ini, yang lebih kita butuhkan daripada apapun,
selain bimbingan dan taufikNya.
Ya Allah, bimbinglah kami.
"Siapa yang menikah karena ingin menumpang kemuliaan dari pasangannya, bersiaplah mereguk pahitnya kehinaan. Siapa yang menikah karena harta, bersiaplah mereguk kemiskinan. Siapa yang menikah karena baiknya agama, niscaya Allah kumpulkan baginya kemuliaan, harta dan agama."- Sufyan bin Uyainah -
Komentar
Posting Komentar