Untukmu, Bidadari Bumi: Sebuah Pengantar
Bismillahirrahmanirrahiim..
Hari ini adalah hari istimewa untuk kami sekeluarga. Adik perempuanku yang paling bungsu, insyaAllah akan melangsungkan akad nikah.
Cepat
sekali waktu berlalu, Dek.. Rasanya baru kemarin aku menyaksikanmu melangkah
satu-satu, ketika Ummi Abi dan semua adik-adikku (termasuk kamu) mengantarku
pertama kali masuk pesantren. Kamu pasti gak ingat, karena usiamu saat itu
belum dua tahun :D.
Hari ini insyaAllah kamu akan menikah. Allah sudah
menyiapkan dirinya untukmu sejak dulu. Menuliskannya untukmu jauh sebelum
kelahiranmu. Lalu mempertemukannya denganmu, dengan cara-Nya. Menyiapkan
dirimu, seperti IA menyiapkan dirinya.
Ada haru yang menyelinap di hatiku.
Aku tidak punya apa-apa untuk kuberikan sebagai hadiah. Tapi
aku punya banyak hal yang ingin kusampaikan untukmu dek. Sangat banyak sebenarnya. Semoga Allah membimbing
dan memberiku kesempatan untuk menyampaikannya. Menyampaikan berbagai
pergumulanku dalam samudera rumah tangga yang 13 tahun lebih dulu kualami
sebelummu. Renungan dalam malam-malamku. Lembaran-lembaran buku dan uraian
nasehat. Yang semoga semuanya adalah kasih sayang Allah padaku, yang ingin
kusampaikan padamu sebagai ungkapan kasih sayangku padamu.
Apa-apa yang (insyaAllah) akan aku sampaikan, adalah perenunganku bertahun-tahun. Pelajaran yang aku petik dari berbagai episode yang Allah hadirkan untuk aku hadapi.
Semoga bermanfaat untukmu, dan untuk para wanita yang sedang
berjuang seperti kita. Berjuang menjadi wanita shalihah, perhiasan terbaik, bidadari
bumi, hingga kelak Allah pantaskan
menjadi bidadari surga.
Doaku, semoga Allah selalu memberkahi hidupmu. Melimpahkan
kasih sayangNya selalu untukmu. Membimbingmu dalam tiap langkah.
Maafkan aku untuk tiap salah.
Semoga Allah kumpulkan kita semua dalam bahagia di Jannah.
Komentar
Posting Komentar